Selenggarakan Pelatihan Kelase, SMA Lokon St Nikolaus Tomohon Siap Terapkan Mobile Learning

Para peserta pelatihan Kelase menyimak penjelasan Brimy Laksmana (Founder Kelase) via Video Conference
Para peserta pelatihan Kelase menyimak penjelasan Brimy Laksmana (Founder Kelase) via Video Conference

Yayasan Pendidikan Lokon menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan Kelase dalam pembelajaran bagi para Guru SMA pada hari Jumat, 27 Februari 2015 yang lalu, bertempat di Laboratorium Komputer SMA Lokon St Nikolaus, Tomohon, Sulawesi Utara. “Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para Guru tentang bagaimana mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran, dengan memperkenalkan Mobile Learning dan pemanfaatan Kelase untuk dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah ini” ujar Agnito Moningka, Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan Teknologi dan Inovasi Pembelajaran.

Brimy Laksmana (Founder Kelase) memperkenalkan Kelase secara jarak jauh via video conference
Brimy Laksmana (Founder Kelase) memperkenalkan Kelase secara jarak jauh via video conference

Pelatihan yang diikuti oleh beberapa orang Guru SMA ini di fasilitasi oleh para trainer dari kalangan internal SMA Lokon St Nikolaus yang telah lebih dulu mengenal Kelase. Pada kegiatan ini, Founder Kelase Brimy Laksmana mendapat kesempatan untuk memberikan perkenalan singkat tentang Kelase via video conference. “Cara penyampaian materi secara jarak jauh dengan fasilitas video conference adalah cara termudah untuk memberi dukungan kepada sekolah-sekolah yang ingin mengenal Kelase secara langsung dari para pendiri Kelase. Dengan cara seperti ini kami dapat menjangkau lokasi-lokasi yang jauh di Indonesia, sepanjang tersedia koneksi Internet” ujar Brimy Laksmana.

Suasana pelatihan Kelase di SMA Lokon St Nikolaus Tomohon, Sulawesi Utara
Suasana pelatihan Kelase di SMA Lokon St Nikolaus Tomohon, Sulawesi Utara

“Setelah mengikuti pelatihan awal ini, para Guru SMA akan mulai untuk mengembangkan kelas-kelas online mereka, dan mulai memperkenalkannya kepada para siswa. Berikutnya kami akan menyelenggarakan pelatihan serupa untuk SMP Lokon St Nikolaus” ungkap Agnito Moningka. Saat ini Kelase yang baru berumur 8 bulan telah digunakan oleh 7000an pengguna dari 1900 lembaga di seluruh Indonesia. “Kami akan terus memperluas penggunaan Kelase di Indonesia dengan berbagai cara yang inovatif termasuk menggunakan video conference seperti ini” ujar Brimy Laksmana.

Administrator

About The Author

2 Comments

  1. Mohammad Bariksah Athoillah

    mau tanya pak,,,
    jika saya berkeinginan untuk mengadakan pelatihan Kelase, apa memerlukan izin atau syarat sesuai dngan ketentuan yang berlaku??? jika iya, apa saja syaratnya?? terima kasih atas perhatiannya

  2. Mohammad Bariksah Athoillah

    jika saya berkeinginan untuk mengadakan pelaihan kelase, apakah ada syarat n ketentuannya,, tolong dijelaskan… terimakasih

Leave A Comment?

Captcha *