Mengenal Netiket, Etika di Dunia Maya (Bagian 5)

Lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang Aturan 5: Buatlah diri anda kelihatan baik online.

  • Manfaatkanlah anonimitas anda
  • Saya tidak ingin memberi kesan bahwa internet adalah sebuah tempat yang dingin dan kejam yang dipenuhi orang-orang yang tidak sabar untuk saling menghina. Seperti halnya di dunia pada umumnya, kebanyakan orang yang berkomunikasi hanya ingin disukai. Jaringan, terutama kelompok diskusi – membuat anda menjangkau orang-orang yang tidak mungkin anda temui tanpanya, tetapi tidak ada seorangpun dari mereka yang dapat melihat anda. Anda tidak akan dinilai dari warna kulit, mata atau rambut, berat badan, umur atau pakaian anda.
  • Namun demikian, anda akan dinilai dari kualitas tulisan anda. Bagi banyak orang yang memilih untuk berkomunikasi online, itulah keuntungannya; kalau mereka tidak menikmati penggunaan kata-kata tertulis, mereka tidak akan berada di sana. Karena itu ejaan dan tata bahasa marupakan hal yang penting/diperhitungkan.
  • Kalau anda menghabiskan banyak waktu pada internet dan anda agak kurang pakar dalam hal-hal tersebut, sebaiknya anda membaca ulang. Ada banyak sekali buku yang tersedia, tetapi anda akan banyak belajar, dan mungkin akan bersenang-senang apabila anda mengikuti kursus. Kalau anda seorang dewasa yang lebih tua, anda tidak harus mengikuti kursus tata bahasa yang membuat anda kelihatan seperti seorang bodoh (“bonehead grammar”) di mana anda duduk bersama beberapa remaja yang mudah menjadi bosan. Sebaliknya, carilah kursus tentang proofreading dan copyediting; kedua topik tersebut sudah mencakup aturan dasar untuk tata bahasa secara mendalam dan kursus itu juga akan dipenuhi dengan siswa yang mempunyai motivasi yang berada di kelas karena mereka sendiri ingin berada di sana. Cek katalog program extention di universitas di tempat anda, dan anda akan heran melihat apa yang dapat mereka tawarkan. Manfaat tambahannya ialah dengan mengikuti kursus seperti itu, anda akan berjumpa dengan orang-orang yang dapat anda lihat.
  • Ketahuilah dan buatlah apa yang anda bicarakan itu logis
  • Perhatikan isi tulisan anda. Pastikan anda tahu apa yang anda bicarakan apabila anda melihat bahwa anda sendiri yang menulis seperti “Menurut pemahaman saya” atau “Saya percaya begitulah adanya,” maka anda perlu mengajukan pertanyaan kepada diri anda, apakah anda benar-benar ingin melakukan posting catatan itu sebelum mengecek faktanya. Informasi yang buruk menyebar di internet seperti api liar. Dan setelah api itu menyebar dua atau tiga kali, anda akan memperoleh dampak distorsi seperti halnya yang terjadi dengan permainan partai/kelompok “Operator”: Apapun yang anda katakan sebelumnya dapat saja berubah dan tidak akan dikenal/dipakai lagi. (Tentu saja hal ini dapat anda pakai sebagai alasan juga untuk tidak khawatir mengenai akurasi dari posting anda. Tetapi anda sendiri bertanggung jawab atas apa yang anda masukan (posting) dan bukan dengan apa yang dilakukan orang lain dengan posting anda tersebut.
  • Selain itu, pastikan agar catatan anda jelas dan masuk akal. Sangat mungkin untuk menulis sebuah alinea yang bebas dari kesalahan tata bahasa atau ejaan tetapi tetap tidak masuk akal. Hal seperti ini kemungkinan besar terjadi ketika anda berusaha untuk membuat seseorang terpesona dengan menggunakan banyak kata yang panjang yang sebetulnya membingungkan anda sendiri. Percayalah padaku, tidak seorangpun yang tidak harus terpesona akan terpesona; karena itu jauh lebih baik untuk menulis yang sederhana.
  • Jangan memasukkan posting yang sebetulnya merupakan umpan untuk flame
  • Akhirnya, jadilah orang yang menyenangkan dan sopan. Jangan gunakan kata-kata/bahasa yang bersifat ofensif, dan jangan bersifat konfrontatif hanya demi konfrontasi.

Question: Apakah menyumpah/memaki diterima di internet?

  • Hanya di daerah di mana sampah (sewage) dianggap sebagai suatu bentuk karya seni, misalnya the USENET newsgroup alt.tasteless. Biasanya kalau anda merasa bahwa menyumpah/memaki dalam bentuk tertentu diharuskan.

Tetapi lebih baik kalau anda menggunakan euphemisme yang menghibur seperti “effing” dan “gula.” Anda juga dapat menggunakan filler asterik klasik – contohnya, s***. Kehebatannya (archness) cocok untuk internet, dan dengan cara ini anda terhindar dari membuat orang tersinggung di mana hal tersebut tidak perlu terjadi, tetapi setiap orang sudah tahu persis apa yang anda maksudkan.

 

Leave A Comment?

Captcha *