Memahami Perubahan (Bagian 2)

Berikut adalah bagian dua dari empat tulisan mengenai perubahan. Bagian kedua ini membahas tentang tipe-tipe perubahan.

  1. Tipe-Tipe Perubahan

Ada “tipe-tipe” perubahan tertentu [iii] yang sangat penting untuk paling tidak mengetahui  jenis-jenisnya. Tidak dapat diragukan lagi bahwa pada saat anda melaksanakan  pengembangan profesional dan bekerja di sekolah-sekolah, memahami “tipe” perubahan tersebut di atas  akan sangat membantu anda memahami mengapa beberapa orang dapat lebih mudah beradaptasi dengan inovasi baru daripada yang lainnya.

Karya yang paling berpengaruh mengenai perubahan dilakukan oleh Everett Rodgers. Tabel di bawah ini menunjukkan bahwa prosentase kelompok inovator adalah yang paling kecil. Kelompok ini dapat menerima inovasi apapun dengan penuh semangat. Kelompok yang sedikit lebih besar  (penolak/resistor) yang tidak akan menerima perubahan apapun yang diajukan. Kebanyakan orang berada di tengah dari dua posisi tersebut tetapi dibagi lagi manjadi tipepengadopsi dini (early adopters), mayoritas awal (early majority) dan mayoritas akhir (late majority).

Akan kategori ini bukan harga mati. Seseorang dapat digolongkan dalam beberapa kategori untuk beberapa inovasi yang berbeda. Seorang guru dapat menjadi pengadopsi dini selama hal itu berkaitan dengan penggunaan radio di dalam kelas, tetapi ia adalah resistor selama hal itu berkaitan dengan komputer. Tingkat perubahan dipengaruhi oleh mudah atau sulitnya sesuatu digunakan dan juga oleh ketersediaan atau ketiadaan dukungan untuk penggunaannya.

Perhatikanlah jenis-jenis perubahan berikut ini.

  1. Inovator, adalah orang yang secara alamiah ingin mencoba sesuatu yang baru.  Ia (mereka) suka berada di tempat paling depan dari proses perubahan itu. Mereka selalu menginginkan hal yang baru.  (ProsentasePara Inovator dari kelompok manapun bisanya kecil  — kurang lebih 2.5%)
  2. Pengadopsi Dini, Mereka ini secara khas dapat disebut pemimpin opini. Mereka dihormati kolega atau guru lainnya. Orang-orang yang berpengaruh ini tidak mempunyai jiwa petualangan setinggi para inovator, tetapi biasanya terus mengikuti perkembangan dan hal-hal yang baru untuk melihat apakah hal-hal tersebut berharga.  Kalau mereka memutuskan untuk menggunakan ICT, opini dan tindakan mereka akan mempengaruhi orang-orang di sekitarnya. (Walaupun jumlahnya tidak sekecil jumlah para inovator, Pengadopsi Dini juga merupakan prosentase kecil dalam kelompok manapun)
  3. Mayoritas Awal, Orang-orang ini sedikit lebih konservatif dari pengadopsi dini. Mereka biasanya  lebih berhati-hati. Mereka mengadopsi ide-ide baru menjelang diadopsinya ide-ide itu oleh rata-rata anggota kelompok manapun, tetapi cenderung tidak mengikuti trend hal-hal baru dan menarik. (Mayoritas Awal terdiri dariporsi yang signifikan dari kelompok manapun.) 
  4. Mayoritas Akhir, Kelompok ini adalah orang-orang yang menerima perubahan, bukan karena yakin, tetapi karena kebutuhan, atau karena mereka melihat bahwa perubahan itu hal yang tidak terelakkan. Mereka mengikuti standar dan kebiasaan yang sudah ada. Norma kinerja yang baik didasarik oleh kebiasaan ini, sehingga sehingga mereka cenderung lamban dalam mencoba mengambil resiko dengan memakai pendekatan baru. (Mayoritas Akhir merupakan porsi yangsignifikan dari kelompok manapun (biasanya sepertiga).)
  5. Resistors, adalah orang yang paling menolak perubahan dan sering kali tidak menerima  perubahan, serta lebih menyukai “status quo”. Suatu program mungkin tidak berpengaruh bagi orang seperti itu atau hanya berpengaruh pada prosentase kecil dari mereka, sekalipun demikian, hanya dengan cara marjinal. (Resistors mencakupprosentase kecil dari kelompok manapuntetapi cukup signifikan —biasanya sekitar 16% )

Sekalipun para inovator yang paling mungkin mempunyai kerelaan menerima perubahan, seorang inovator kadang-kadang bukanlah model terbaik untuk guru lain yang mungkin berpikir bahwa inovator terlalu berbeda, atau terlalu berbakat, dan karena itu tidak bisa ditandingi. Sebaliknya para guru sering lebih suka mengikuti contoh “pengadopsi awal.” Mereka ini sering kali dianggap barometer validitas inovasi yang dapat dipercaya dan dapat menjadi pemimpin dan pengajar di bidang-bidang lain. [iv]

Grafik ini secara visual menggambarkan kurva “adopsi perubahan” :

Leave A Comment?

Captcha *