Belajar Secara Mobile dengan “Kelase”

Dari fakta dan data yang EDUQO pelajari betapa tahun 2013 sepertinya memang akan menjadi tahunnya Educational Technology.

Keseriusan pemerintah Republik Indonesia yang membangun instalasi hotspot WiFi medio Desember 2012 silam dengan program “Indischools”, merupakan pertanda positif tersendiri.

Karena setelah itu program yang mengarah kepada modernisasi dan digitalisasi pendidikan semakin kentara. Apalagi setelah “Indischools” disusul dengan program “WiFi FlashZone” dan “Wifi Indischools” kemudian disambung dengan program “Flash Lounge”.

Namun, membangun masa depan Educational Technology Indonesia tidak cukup hanya dengan dukungan pemerintah berupa infrastruktur. Perlu kerjasama antar element lain dalam membangkitkan kemajuan pendidikan ini.

Jika Anda telah membaca berita mengenai “Tutor” dan “Eversiti” sebagai media Private Social Network (PSN) yang pernah EDUQO angkat, kini bertambah lagi satu produk yaitu “Kelase”.

Screen capture situs Kelase

Selain berupa PSN, “Kelase” juga memosisikan diri sebagai Mobile Learning Platform (MLP) yang menargetkan segment pendidikan secara institusional baik formal maupun non-formal.

Sebagai PSN, “Kelase” menyediakan alat bantu (learning tool) yang memudahkan para Learning Leader untuk mengelola proses KBM-nya. Baik itu Lesson Planer, Bloom Toolbox, RubriMaker, Learning Flow Template, dan learning tool lainnya.

Bukan hanya itu, pelajar juga bisa belajar dengan cara menyenangkan dengan fasilitas “Gamification” melalui Badge dan Gift. Bahkan “Kelase” juga bisa menjembatani komunikasi, jika konteks-nya Sekolah; antara Pelajar, Guru, Orang Tua, dan Sekolah mengenai kegiatan akademik secara mobile.

Lembaga pendidikan Anda dapat mencoba layanan ini pada bulan Juli 2013 secara cuma-cuma. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangannya, silahkan Anda bergabung dengan “Kelase” disini.

Leave A Comment?

Captcha *